Gili adalah sudut Lombok yang paling banyak dikunjungi, dan banyak wisatawan datang ke Lombok hanya untuk pulau-pulau ini. Dari pelabuhan daratan di Bangsal, perahu umum dan speedboat menyeberang dalam 15–30 menit; kapal cepat juga berlayar langsung dari Bali.
Gili Trawangan memiliki restoran, pusat selam, dan hiburan malam terbanyak. Gili Meno kecil dan damai, dengan danau air asin dan pantai yang indah. Gili Air, yang paling dekat dengan Lombok, memadukan kehidupan desa dengan kafe yang enak dan snorkeling. Ketiganya berbagi aturan dasar yang sama: tanpa kendaraan bermotor, tanpa anjing, air tawar terbatas, dan budaya selam serta snorkeling yang kuat.
Situs saudara kami membahas pulau-pulau ini secara mendalam: Gili.com untuk ketiga pulau dan kapalnya, serta GiliAir.com untuk Gili Air. Di sini kami fokus pada bagaimana Gili masuk dalam perjalanan keliling Lombok — cara ke sana dari daratan, wisata sehari, dan menggabungkannya dengan bagian lain pulau.
Sorotan
- Snorkeling bersama penyu hijau dan penyu sisik
- Matahari terbenam di atas Gunung Agung di Bali dari pesisir barat Trawangan
- Bersepeda atau berjalan mengelilingi pulau dalam satu atau dua jam
- Belajar menyelam di salah satu dari banyak sekolah selam
- Island hopping di antara ketiganya dengan perahu umum
- Rinjani menjulang di seberang selat saat matahari terbit
Dalam gambar: Kepulauan Gili




Berapa lama tinggal dan di mana menginap
Wisata sehari dari Senggigi atau Bangsal memperlihatkan satu pulau; untuk benar-benar menikmati Gili, menginaplah setidaknya dua malam, idealnya tiga hingga lima. Pilih sesuai suasana hati: Trawangan untuk kehidupan sosial dan pilihan, Meno untuk ketenangan, Air untuk keseimbangan. Untuk saran area yang rinci, lihat Gili.com.
